Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Keabadian

Mengenang Prof. Azyumardi Azra

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/yudi-latif-5'>YUDI LATIF</a>
OLEH: YUDI LATIF
  • Senin, 19 September 2022, 15:14 WIB
Keabadian
Ketua Dewan Pers dan juga Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Azyumardi Azra wafat/RMOL
SAUDARAKU, setiap kali ku mendengar kabar kematian, bergetar hatiku menginsyafi larik puisi W.S. Rendra. "Hidup itu seperti uap, yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap".

Ya, hidup ini sungguh pendek, sedang kehidupan itu panjang. Tak sepatutnya demi penghidupan kita korbankan kehidupan.

Semua orang memimpikan keabadian, namun banyak orang terperangkap pesona kenisbian.

Jangan mengabadikan sesuatu yang takkan dibawa mati. Yang membuatmu terus hidup dan menghidupkan sampai mati hanyalah warisan ilmu, amal kebajikan, keturanan saleh.

Menulislah saat hidup atau dituliskan saat mati. Hidup mulia memberi arti. Dalam mati engkau abadi.

Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, "Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi, selama ia tidak menulis maka ia hilang di dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."

Orang boleh kaya seluas samudera. Namun, jika kubangan harta itu tak menumbuhkan raharja bagi kehidupan, maka ia akan mengambang sebentar laksana buih, lantas lenyap disapu gelombang. Berderma adalah beramal untuk keabadian. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA